Pendampingan Mantri BRI Unit Pungging Mojokerto Jadi Nilai Lebih bagi UMKM, Bukan Sekadar Penyalur Kredit

Mediaglobalisasi.com, Mojokerto – Di tengah maraknya bank digital yang mengandalkan aplikasi, BRI tetap mempertahankan satu hal yang sulit digantikan teknologi: pendampingan langsung oleh Mantri. Pola ini menjadi alasan banyak pelaku UMKM memilih bertahan menjadi nasabah BRI.

 

Mantri BRI dikenal sebagai petugas lapangan yang mendatangi usaha nasabah, mulai dari warung, toko kelontong, hingga peternakan dan bengkel. Mereka tidak hanya bertugas menyalurkan kredit, tetapi juga membantu pencatatan keuangan sederhana, menghitung arus kas, hingga memberi saran pengembangan usaha.

 

“Saya awalnya cuma pinjam KUR Rp10 juta. Tapi yang bikin beda, Mantri BRI rutin datang ke toko saya. Diajarin cara pisahin uang usaha sama uang pribadi. Dari situ omzet saya naik,” kata Sugeng Santoso di Kantor BRI Unit Pungging Mojokerto, Rabu (13/5/2026).

 

Pendekatan ini membuat nasabah merasa didampingi, bukan hanya dipinjamkan uang lalu ditinggal. Bagi pelaku usaha kecil yang minim literasi keuangan, kehadiran Mantri menjadi semacam mentor gratis.

 

Pendampingan juga dilakukan saat usaha nasabah menghadapi kendala. Saat pandemi Covid-19, Mantri BRI menjadi garda terdepan dalam membantu restrukturisasi kredit dan memberi edukasi digitalisasi usaha agar pelaku UMKM bisa berjualan online.

 

“Waktu omzet turun 70%, Mantri BRI yang bantu urus restrukturisasi. Tanpa itu mungkin usaha saya sudah tutup,” ujar Sugeng Santoso.

 

Model ini sulit ditiru bank digital yang mengandalkan algoritma. Sebab, keputusan kredit dan pendampingan BRI masih mempertimbangkan kondisi riil di lapangan, bukan hanya data digital.

 

Bagi banyak nasabah, kehadiran Mantri membuat BRI terasa seperti “bank milik rakyat” yang benar-benar hadir di tengah masyarakat.

 

“Kalau ada masalah, tinggal telepon Mantri. Datangnya cepat. Itu yang bikin kami nyaman,” ungkap Sugeng Santoso. (Mhd/Adv)

By redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *