Media Globalisasi.com MOJOKERTO – Isu keretakan di internal pendukung MUBAROK ditepis melalui kegiatan Gaung Kebersamaan MUBAROK (Temu Kangen) dan silaturahmi yang digelar Relawan Harimau Mojokerto Nusantara (HMN) bersama tim sukses pasangan Muhamad Al Barra–Muhamad Rizal Octavian. Acara berlangsung hangat dan penuh keakraban di Cafe Proof.Co, lingkungan Kuwung, Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, Selasa (16/12/2025) malam.
Sejumlah elemen relawan dan tim pendukung hadir dalam kegiatan tersebut, mulai dari Relawan GEMBIRA, GP Ansor, komunitas Kecoak, paguyuban mantan sekretaris desa, perwakilan partai politik pengusung, hingga berbagai simpul relawan lain yang selama ini berjuang dalam barisan MUBAROK.
Perwakilan Relawan HMN, H. Angga Supra Setia, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyambung kembali silaturahmi sekaligus memperkuat persaudaraan antarrelawan.
Ia menegaskan, sejak awal perjuangan hingga saat ini, seluruh pendukung MUBAROK tetap berada dalam satu ikatan kebersamaan.
“Pertemuan ini menjadi ruang untuk saling menyapa dan menguatkan kembali soliditas. Antusiasme teman-teman relawan malam ini menunjukkan bahwa kebersamaan MUBAROK masih terjaga dengan baik,” ujarnya.
Angga juga menanggapi berbagai isu yang berkembang belakangan, khususnya kabar adanya perpecahan di tubuh tim MUBAROK. Menurutnya, kegiatan temu kangen ini justru menjadi jawaban bahwa relawan dan tim sukses MUBAROK tetap kompak dan tidak mudah diadu domba.
“Kami ingin menegaskan bahwa MUBAROK tetap solid. Jangan sampai ada pihak-pihak yang mencoba memecah belah kekuatan relawan dan tim sukses,” tegasnya.
Lebih lanjut, Angga menjelaskan bahwa relawan MUBAROK berasal dari latar belakang yang beragam, mulai dari LSM, ormas, hingga komunitas masyarakat. Keberagaman tersebut dinilai sebagai modal sosial yang kuat untuk saling mengingatkan dan memberi masukan demi kemajuan Kabupaten Mojokerto.
“Tujuan kami jelas, menghadirkan keberkahan bagi rakyat melalui kesejahteraan dan keadilan. Jika ada hal yang perlu diluruskan dalam kepemimpinan, relawan siap menyampaikan kritik dan saran secara bertanggung jawab,” tambahnya.
Ia berharap forum silaturahmi semacam ini dapat digelar secara berkala. “Kegiatan seperti ini kami agendakan minimal setahun sekali untuk menjaga komunikasi dan kekompakan,” tandasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Angga Supra Setia, S.H., Muhajir, dan Puji Samtoyo, S.H., perwakilan Ormas HMN pendukung MUBAROK, tampak mengikuti kegiatan temu kangen dengan penuh kebersamaan.
Sementara itu, Machroji Mahfud dari LSM pendukung MUBAROK menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan Bupati Mojokerto, Gus Barra, yang dinilai konsisten menjalankan prinsip pemerintahan yang bersih.
“Gus Barra ini bupati terbaik. Beliau konsisten menjalankan pemerintahan yang baik dan bersih, tanpa fee proyek, tanpa jual beli jabatan, dan tanpa praktik KKN,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Abd. Qohar, perwakilan Relawan GEMBIRA sekaligus Sekretaris GP Ansor Kabupaten Mojokerto. Ia menilai kepemimpinan Gus Barra patut diapresiasi karena melayani seluruh masyarakat tanpa membeda-bedakan latar belakang.
“Beliau sekarang milik semua masyarakat Kabupaten Mojokerto. Pelayanan tetap sama, meskipun beliau Ketua GP Ansor. Ketika ada undangan kegiatan, kami memahami jika beliau tidak selalu bisa hadir karena kesibukan sebagai kepala daerah,” ungkap Qohar.
Ia menambahkan, padatnya agenda pemerintahan, termasuk kegiatan luar kota yang mendadak, menjadi alasan yang wajar atas keterbatasan kehadiran bupati dalam kegiatan organisasi.
Sementara itu, Puji Samtoyo, perwakilan Relawan HMN lainnya, menekankan pentingnya menjaga fokus perjuangan sesuai pesan Kiai Asep, bahwa hakikat kepemimpinan adalah menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat.
“Nilai-nilai Catur Abhipraya MUBAROK harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Mojokerto,” pungkasnya. (Yik)
