PWMR Jalin Sinergi Baru dengan Disbudporapar Mojokerto untuk Dorong PAD dan Penguatan Pariwisata

Mojokerto

Media Globalisasi.com – Persatuan Wartawan Mojokerto Raya (PWMR) melakukan audiensi dengan Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Mojokerto, Drs. Ardi Sepdianto, M.Si., sebagai langkah awal membangun sinergi dalam penguatan publikasi dan pengembangan event daerah.

 

Ketua PWMR, Jayak Mardiansyah, menyampaikan apresiasinya atas sambutan hangat yang diberikan Kadisbudporapar. Ia optimis pengalaman Ardi saat memimpin Bapenda akan membawa dampak positif bagi capaian PAD Disbudporapar.

 

“Walau baru menjabat sejak Oktober 2025, kami yakin Pak Ardi mampu mendorong capaian PAD hingga memenuhi target 72%. Semoga kolaborasi PWMR dengan Disbudporapar dapat berjalan berkesinambungan, saling menguatkan, dan memberikan manfaat luas,” ujar Jayak.

 

Dalam kesempatan tersebut, PWMR memaparkan potensi kerja sama publikasi serta dukungan terhadap kegiatan–kegiatan yang akan digelar Disbudporapar ke depan.

Menanggapi hal itu, Ardi Sepdianto mengaku sangat terbuka terhadap kolaborasi yang ditawarkan. Ia menjelaskan bahwa saat ini pihaknya sedang menyusun perencanaan anggaran, dan kerja sama dengan PWMR telah masuk dalam pertimbangan.

 

“Semoga bisa segera terakomodir. Kami juga terus berupaya agar PAD Disbudporapar tidak hanya mencapai target 72%, tetapi melampauinya,” ungkap Ardi.

 

Ia turut memaparkan perkembangan positif terkait PAD yang pada awal masa jabatannya masih berada di angka 51%, kini telah mendekati 70% berkat konsolidasi internal dan penguatan kerja lapangan.

 

Selain itu, Ardi menyampaikan gagasannya untuk memperkuat identitas budaya Mojokerto melalui pelayanan tamu pemerintahan. Ia mengusulkan agar penerimaan tamu daerah dilakukan terpusat di Pendopo Graha Maja Tama dengan sajian kuliner dan nuansa khas Mojokerto.

 

“Seperti halnya gudeg yang identik dengan Jogja, Mojokerto harus punya ikon kuat. Sambel wader adalah ciri khas kita, dan ini harus terus digaungkan agar wisatawan merasa belum lengkap ke Mojokerto tanpa mencicipinya,” pesannya.

(Wul)

By redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *